PENGENALAN PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR) KEPADA PETANI KOPI ARABIKA DI DESA CIPOREAT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN WAWASAN PERTANIAN BERKELANJUTAN

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Romiyadi Romiyadi

Abstract

Desa Ciporeat, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung merupakan salah satu wilayah penghasil kopi arabika yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Namun, produktivitas tanaman kopi di daerah ini masih belum maksimal akibat terbatasnya pemupukan, terutama karena tingginya harga pupuk kimia yang sulit terjangkau oleh sebagian besar petani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produksi kopi arabika melalui introduksi agen hayati PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacterium) yang dikembangkan dari akar bambu sebagai bahan dasar. PGPR berperan dalam meningkatkan ketersediaan nutrisi tanah dan merangsang pertumbuhan tanaman secara alami, sehingga dapat menjadi alternatif pupuk yang ramah lingkungan dan ekonomis. Kegiatan ini meliputi penyuluhan, pelatihan pembuatan PGPR, serta praktikum pembuatannya di Kelompok Tani Bumi Sinar Mukti. Diharapkan melalui kegiatan ini masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya pemupukan, terutama pupuk yang ramah lingkungan, serta mampu menerapkan teknologi hayati secara mandiri guna meningkatkan hasil panen kopi secara berkelanjutan.


Kata kunci: PGPR, desa Ciporeat, kopi, pertanian berkelanjutan

##plugins.themes.academic_pro.article.details##