MOTIVASI PETANI DALAM PEMUPUKAN BERIMBANG TANAMAN PADI SAWAH (Oryza sativa) DI KECAMATAN SUKARESIK KABUPATEN TASIKMALAYA
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Produksi rerata padi sawah di Kecamatan Sukaresik berdasarkan data programa kecamatan hanya mampu mencapai 6,99 ton/ha di tahun 2017 dan rencananya akan ditingkatkan menjadi 7,22 ton/ha di tahun 2018, sedangkan target nasional seperti yang dilansir oleh Fauzi pada laman Detikfinance (2018) bahwa produksi padi sawah mencapai 7,5 ton/ha. Hal ini ternyata mengindikasikan bahwa produksi beras di kecamatan ini belum mampu untuk memenuhi target yang ditetapkan. Rendahnya angka produksi di Kecamatan Sukaresik ini, ditakutkan tidak dapat mengikuti laju pertumbuhan wilayah produksi lainnya di Kabupaten Tasikmalaya bahkan dikhawatirkan tidak dapat mengimbangi kebutuhan internal secara terus menerus kedepannya. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat motivasi petani dalam melakukan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sukaresik, menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penerapan prinsip-prinsip pemupukan berimbang tanaman padi sawah, menentukan strategi yang sesuai untuk memotivasi petani dalam menerapkan pemupukan berimbang tanaman padi sawah. Dari kegiatan penyuluhan yang telah dilaksanakan, terdapat kesimpulan berikut : mendeskripsikan tingkat motivasi petani dalam melakukan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sukaresik, menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penerapan prinsip-prinsip pemupukan berimbang tanaman padi sawah, menentukan strategi yang sesuai untuk memotivasi petani dalam menerapkan pemupukan berimbang tanaman padi sawah.






